Susu protein
*Susu protein* itu minuman yang isinya fokus ke protein tinggi, biasanya dipakai buat bantu penuhi kebutuhan protein harian. Beda sama susu biasa yang karbo & lemaknya masih lumayan banyak.
*1. Isinya apa aja?*
Susu protein = susu biasa yang ditambah bubuk protein, atau air + bubuk protein doang. Jenis proteinnya beda-beda:
Jenis Protein Dari mana Kecepatan serap Cocok buat
**Whey** Susu sapi, bagian cair pas bikin keju Cepat: 30-60 menit Setelah olahraga, pagi hari
**Casein** Susu sapi, bagian dadih Lambat: 6-8 jam Sebelum tidur, bikin kenyang lama
**Soy** Kedelai Sedang Vegetarian, alergi susu
**Pea** Kacang polong Sedang Vegan, bebas laktosa
**Campuran** Whey + casein + telur Bertahap Sepanjang hari
1 sajian susu protein biasanya ada *20-30 gram protein*, setara 3-4 butir telur atau 100 gram dada ayam.
*2. Fungsinya buat apa?*
- *Bangun & repair otot*: Habis angkat beban atau lari, otot butuh protein buat diperbaiki biar nggak nyeri & makin kuat.
- *Bikin kenyang lebih lama*: Protein paling ngenyangin dibanding karbo & lemak. Bantu ngontrol ngemil.
- *Bantu diet*: Kalau defisit kalori, protein tinggi bantu jaga massa otot biar yang kebakar lemak, bukan otot.
- *Praktis*: Buat yang susah makan dada ayam 5x sehari, tinggal shake langsung beres.
- *Pemulihan*: Lansia atau orang sakit yang nafsu makan turun sering dikasih susu protein biar nggak kehilangan otot.
*3. Siapa yang butuh?*
Kamu nggak wajib minum kalau protein dari makanan udah cukup: 1.2-2 gram per kg berat badan.
Contoh: berat 60 kg, butuh 72-120 gram protein per hari.
Susu protein berguna kalau:
- *Nge-gym rutin* dan mau otot naik
- *Sibuk banget*, nggak sempat masak
- *Lagi diet* tapi pengen tetap kenyang
- *Lansia* yang susah kunyah atau nafsu makan kecil
- *Vegetarian/vegan* yang susah capai target protein
*4. Waktu minum terbaik*
- *Habis olahraga*: 30 menit setelah selesai, pilih whey biar cepat diserap otot.
- *Pengganti snack*: Di antara makan besar kalau lapar, biar nggak ngemil gorengan.
- *Sebelum tidur*: Pakai casein biar otot dapat "makanan" semalaman.
- *Pagi hari*: Kalau sarapanmu biasanya cuma roti doang.
*5. Efek samping kalau kebanyakan*
Protein aman, tapi kalau berlebihan:
- *Kembung/mencret*: Biasanya karena nggak cocok laktosa di whey. Solusinya pakai whey isolate atau protein nabati.
- *Jerawatan*: Beberapa orang sensitif sama produk susu.
- *Ginjal kerja lebih keras*: Ini cuma masalah kalau kamu udah punya sakit ginjal. Ginjal sehat aman aja. Tetap banyak minum air putih.
- *Kurang serat*: Kalau kebanyakan minum susu protein tapi lupa makan sayur buah, bisa sembelit.
Batas wajar: 1-2 scoop per hari cukup. Sisanya kejar dari ayam, ikan, telur, tempe, tahu.
*Intinya*: Susu protein itu "jalan pintas" buat capai target protein. Dia suplemen, bukan sulap. Kalau makanmu udah tinggi protein dari lauk, nggak wajib beli.

Belum ada Komentar untuk "Susu protein "
Posting Komentar